Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts
Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts

Wednesday, 8 February 2017

3 Cara Remote Android Dari PC/Laptop

Mungkin cara ini sudah banyak dibagikan oleh teman-teman blogger lainnya, tapi tidak ada salahnya jika kami bagikan kembali dengan versi yang berbeda. Yang keberatan boleh angkat jemuran #eh.

Jika teman-teman blogger lain membagikan satu cara dalam satu artikel, saya akan berbagi 3 cara sekaligus dalam satu artikel supaya memudahkan, karena memang caranya juga sangat mudah.

Okeh, tidak usah panjang lebar, simak caranya

1. Remote Android dari PC/Laptop menggunakan AirDroid
a. Pertama, silahkan buka web AirDroid disini
b. Klik pada Create an account di bawah kanan form login

c. Isi data Anda dan silahkan login

d. Anda pun bisa men-download program AirDroid for PC

e. Install AirDroid untuk Android Anda melalui Play Store (keyword: AirDroid)
f. Login dengan menggunakan email dan password yang telah Anda buat
g. Untuk dapat melakukan remote dari PC, silahkan klik pada tab AirMirror dan klik AirMirror



2. Remote Android dari PC/Laptop menggunakan Mobizen
a. Download Mobizen untuk PC disini
b. Download Mobizen Mirroring untuk Android melalui Play Store
c. Registrasikan melalui aplikasi Android, Anda tinggal mengikuti langkah-langkahnya
d. Setelah selesai registrasi, buka Mobizen di PC Anda
e. Login dengan menggunakan akun yang telah Anda buat di mobile app
f. Jika muncul kode verifikasi di Mobizen PC, klik pada 2-step verification di Android dan masukkan kode
g. Done


3. Remote Android dari PC/Laptop menggunakan Team Viewer
a. Download program Team Viewer untuk PC disini lalu install atau Run only
b. Download aplikasi Team Viewer Quick Support for Android di Play Store dan Open
c. Masukkan user id yang muncul pada aplikasi Team Viewer Android di Team Viewer PC
d. Akan muncul notifikasi Allow remote control di Team Viewer Android dan klik Yes
e. Done

Semoga bermanfaat :)

Thursday, 13 October 2016

Tombol Keyboard ‘a keong’ (@) tertukar dengan ‘tanda petik dua’ (“)

Kejadian ini saya alami satu jam sebelum artikel ini diposting. Tanpa sadar, ketika saya ingin mengirim email dan mengetikan alamat email yang dituju, kenapa symbol @ berubah menjadi tanda petik dua (“)? Dan begitu pun sebaliknya, tanda petik dua berubah menjadi symbol @. Bukan dua tombol tersebut yang tertukar, tapi tombol dengan symbol pagar atau hashtag berubah menjadi symbol mata uang poundsterling. Aneh #berpikir-berpikir-berpikir.

http://ahsugan.blogspot.com/

Memutar kembali memori apa yang sudah saya lakukan dengan computer ini sehingga menyebabkan ada tombol keyboard yang tertukar. Selain ada aplikasi yang di install, saya pun melakukan perubahan pada pilihan bahasa di keyboard. Kemungkinan besarnya adalah pada pilihan bahasa di keyboard. Ternyata benar, penyebabnya adalah bahasa inputan pada keyboard yang menyebabkan semua kekacauan ini terjadi #aiissshhh. Bagi orang yang awam mungkin ini akan menjadi masalah besar baginya. Tapi jangan kuatir, ada masalah pasti ada solusi. Oke, simak caranya untuk mengembalikan tombol keyboard yang tertukar tersebut.

1. Silahkan Anda buka Control Panel (klik tombol Start kemudian pilih Control Panel)
http://ahsugan.blogspot.com/

2. Kemudian pilih Change keyboards or other input methods
http://ahsugan.blogspot.com/

3. Klik pada Change keyboards
http://ahsugan.blogspot.com/

4. Klik tombol Add...
http://ahsugan.blogspot.com/

5. Cari bahasa English (United States) seperti gambar dibawah, lalu klik OK.
http://ahsugan.blogspot.com/

6. Setelah selesai menambahkan bahasa inputan, kini tinggal mengganti bahasa inputan default-nya ke English (United States) - US lalu klik OK. Untuk bahasa yang lainnya bisa di remove saja.
http://ahsugan.blogspot.com/

Selesai deh. Silahkan Anda cek kembali tombol yang tertukar tersebut. Jika berhasil, berarti Anda luar biasa #pokpokpok. Semoga bermanfaat :)

Tuesday, 6 September 2016

Cara Install Net Framework 3/3,5 di WIndows 8/8.1/10

Bagi Anda pengguna Windows 8 dan setelahnya, secara default, system hanya akan melakukan installasi Microsoft Net Framework versi 4. Anda harus melakukan install Net Framework versi 3 secara manual. Net Framework ini masih dibutuhkan oleh beberapa program atau software tertentu. Untuk menginstallnya sendiri kita bisa dengan melakukan download terlebih dahulu installernya, atau dengan cara offline. Yang dimaksud offline disini adalah kita tidak memerlukan koneksi internet atau kita mendownload terlebih dahulu program Net Framework tersebut.

http://ahsugan.blogspot.com/

Nah, berikut adalah cara installnya:
  1. Siapkan Windows yang saat ini Anda digunakan (8/8.1/10) dalam bentuk CD/DVD/ISO/Flashdisk Bootable.
  2. Masukan CD/DVD Windows Anda atau flashdisk bootable, lebih bagus dalam bentuk ISO karena kita tinggal mount ke virtual drive.
  3. Setelah terdeteksi oleh system ada device baru yang konek, silahkan bukan Command Prompt dengan cara klik kanan pada tombol Start kemudian pilih Comman Prompt (Admin)

    http://ahsugan.blogspot.com/
  4. Kemudian ketikkan Dism /online /enable-feature /featurename:NetFx3 /All /Source:F:\sources\sxs /LimitAcces dan ganti huruf yang berwarna merah dengan lokasi drive Windows di komputer Anda, kemudian tekan Enter.
    http://ahsugan.blogspot.com/
  5. Tunggu hingga 100%, lalu close command prompt
    http://ahsugan.blogspot.com/
  6. Done
Lakukan lagi jika installasi gagal. semoga berhasil :)

Monday, 2 May 2016

Mengatasi atau Menghapus Error "The disk is write protected"

Kejadian ini Admin alami sekitar 2 jam yang lalu sebelum artikel ini dibuat. Flashdisk bisa ter-protect karena sering mencabut tanpa melakukan eject/remove safely terlebih dahulu (gwe banget nih), dan ketika dicolokkan kembali ke PC tiba-tiba minta di repair, Admin abaikan saja karena takut akan kehilangan data-data berharga yang ada di dalam flashdisk tersebut. Damn! flashdisk ter-protect otomatis oleh system. Tidak bisa copy file ataupun delete. Dengan sebatang rokok yang tersisa, Admin mencoba tetap tenang karena pasti ada caranya untuk menghilangkan protect tersebut.


http://ahsugan.blogspot.com/

Memang banyak artikel bertebaran yang menjelaskan tentang cara mengatasi atau menghapus flashdisk/MMC yang ter-protect oleh system. Admin akan menjelaskan hanya dengan satu cara yang Insya Allah berhasil, karena Admin pun berhasil dengan cara yang satu ini. Ok, simak caranya.
  • Tekan tombol Win + R di keyboard untuk memunculkan jendela program Run. Kemudian ketikkan cmd. Pastikan Anda mengakses cmd (command prompt) secara Administrator.
  • Setelah jendela cmd muncul, ketikkan Diskpart lalu tekan Enter, tunggu sejenak hingga muncul seperti gambar berikut
http://ahsugan.blogspot.com/

  • Kemudian ketikkan List Disk hingga muncul seperti gambar berikut. Yang dikotak merah adalah flashdisk Admin yang ter-protect. Kenali flashdisk Anda dengan mengetahui berapa kapasitasnya.
http://ahsugan.blogspot.com/

  • Kemudian ketikkan Select diikuti di Disk berapa flashdisk Anda. Dalam contoh kasus yang saya alami di Disk 1, jadi saya ketikkan Select Disk 1, kemudian tekan Enter dan akan muncul seperti gambar dibawah bahwa Disk 1 sudah terseleksi
http://ahsugan.blogspot.com/


  • Selanjutnya ketikkan Attributes Disk Clear Readonly lalu Enter. Muncul keterangan Disk attributes cleared successfully yang berarti flashdisk Anda sudah tidak ter-protect. Cabut flashdisk (jangan lupa dengan cara di eject/remove safely).
http://ahsugan.blogspot.com/

  • Tunggu sekitar 3-5 detik, colokkan kembali flashdisk dan cobalah untuk meng-copy file dari komputer ke flashdisk.


Untuk yang mengalami masalah protected pada MicroSD :

  • Pastikan Card Reader atau Adaptor Anda tidak dalam keadaan lock
  • Jangan gunakan Card Reader atau Adaptor yang menyebabkan MicroSD ter-protect
  • Copy file data penting Anda, kemudian lakukan format pada MicroSD dengan menggunakan modem stick atau bisa juga melalui smartphone Android/Windows Phone

Semoga berhasil :)

Tags: error, write protected, flashdisk, mmc, memory

Tuesday, 19 April 2016

Cara Menghapus File Could Not Find This Item

Ada yang pernah mengalami kejadian file tidak bisa dihapus seperti pada gambar dibawah? Admin salah satunya. Kejadian terciptanya file tersebut saat ingin print file to pdf tapi ane cancel karena ada kesalahan, dan akhirnya terciptalah file tersebut yang tidak bisa dihapus.




Ane akan berbagi pengalaman cara untuk menghapus file yang sulit dihapus seperti gambar diatas. Caranya mudah dan gampang, tidak perlu menggunakan software, hanya cukup menggunakan Command Prompt.

Caranya:
Tekan tombol Win+R di keyboard lalu ketikkan cmd. Atau bisa juga klik tombol Start kemudian ketik cmd, akan muncul dipaling atas, pilih program tersebut dengan cara klik kanan dan pilih Run as Administrator



Setelah Command Prompt terbuka, ketikkan cd %userprofile%\desktop lalu enter. File yang tidak bisa dihapus tersebut terletak di desktop jadi ane targetkan ke desktop. Jika file terletak di direktori lain seperti di folder download, ganti desktop dengan kata download.



Selanjutnya ketikkan dir/a/x/p untuk memunculkan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk menghapus file.



Dan akan muncul seperti gambar dibawah ini. Yang dikotak merah adalah nama secondary file yang susah dihapus. Nama itu yang akan kita gunakan untuk menghapus file tersebut.



Selanjutnya ketikkan del nama secondary file lalu tekan enter


Done. Cek file yang susah dihapus tadi apakah sudah hilang atau belum. Dengan cara ini ane bisa menghapus file tersebut. Dan yang perlu diingat, gunakan nama secondary file yang susah dihapus tersebut bersama dengan nama ekstensinya (contoh: GAMBAR~1.JPG). Kasus yang ane alamin, file yang sulit dihapus itu tidak memiliki ekstensi, jadi cukup seperti contoh gambar diatas.

Semoga bermanfaat :)

Tags: file, cara hapus, sulit dihapus, tips, tricks, file tidak bisa dihapus, windows 7

Wednesday, 17 February 2016

Cara Menggabungkan Film dengan Subtitle Secara Permanen

ahsugan tricks - Di cara ini kita akan menggunakan software AVC - Any Video Conterver dan MKVToolNix GUI untuk menggabungkan film dan subtitle-nya secara permanen. Namun ada sedikit kekurangan jika menggunakan AVC, yaitu membutuhkan waktu yang sedikit lama karena di sisi lain kita akan melakukan convert video juga. Sementara dengan menggunakan MKVToolNix, hanya beberapa detik saja film dan subtitle sudah tergabung. Namun, ada pula satu kelemahan pada software satu ini, yaitu subtitle pada hasil penggabungan sering tidak muncul.

Make your choice!

Cara merge menggunakan AVC

1. Add video file yang telah tersedia
Add video file…

2. Klik subtitle, dan pilih Add Subtitle
pilih subtitle…

3. Pilih Output file yang ingin Anda gunakan, karena bersamaan dengan ini Anda akan melakukan convert video
Pilih output file…

4. Klik Convert dan tunggu proses hingga 100 persen
Prosessing…

Video tutorialnya




________________________________________________________________________________

Cara merge menggunakan MKVToolNix GUI

1. Klik Add sources files bersama subtitle-nya
Klik Add video dan subtitle…

2. Pilih file video/film bersama subtitle-nya (usahakan sudah dalam satu folder)
Pilih video dan subtitle…

3. Klik Start muxing
Klik muxing…

4. Klik pada Job output untuk melihat proses merge. Jika sudah selesai, silahkan lihat hasilnya, apakah subtitle telah berhasil digabungkan apa tidak. Jika tidak, gunakan AVC.
Prosessing…

Video tutorialnya

Download


Tags: film, subtitle, gabung, merge, avc, any video converter, mkvtoolnix

Saturday, 5 December 2015

Dibawah Tekanan, Tenang Saja Tidak Cukup

http://ahsugan.blogspot.com/
via onthejob.45things
Sebagian dari kita pasti pernah merasakan yang namanya dibawah tekanan. Entah itu akibat dari kesalahan fatal dalam pekerjaan, atau di kejar deadline dan kita harus segera menyelesaikannya, sementara masalah yang lain belum selesai. Yup, itulah manusia umpama roda. Kadang berada diatas, kadang berada dibawah.

Tekanan yang tak terelakkan memaksa kita untuk berfikir keras. Mungkin jalan satu-satunya untuk melewati masalah tersebut adalah dengan tetap tenang.

"Bagaimana bisa tenang? otak rasanya mau pecah!!!" Ungkapan yang mungkin pernah kita dengar ketika ada teman atau sahabat yang curhat kepada kita.

Baru-baru ini sebuah penelitian dari Sekolah Bisnis Harvard menujukkan bahwa sebagian besar dari kita ketika dalam keadaan tertekan maka kita akan mencoba untuk tetap tenang. Sayangnya, dengan tenang saja tidak cukup. Menurut penelitian, lebih baik kita menyambut atau menghadapi masalah tersebut dan berusaha untuk menyelesaikannya.

"Orang-orang yang memiliki intuisi yang sangat kuat dan mencoba untuk tenang adalah cara terbaik untuk mengatasi kecemasan, tapi itu bisa sangat sulit dan tidak efektif," kata penulis studi Allison Wood Brooks dikutip Forbes (30/11/2015).

"Ketika orang merasa cemas dan mencoba untuk tenang, mereka berpikir tentang semua hal yang bisa berubah menjadi hal buruk. Ketika mereka sangat antusias (menghadapi masalah mereka), mereka akan berpikir tenang  bagaimana hal tersebut dapat berjalan dengan baik," lanjut Brooks.

Tetap tenang, fokus, dan menjaga efektifitas kinerja otak ketika dibawah tekanan adalah semua tentang mentalitas kita. Orang-orang yang berhasil mengelola masalah mereka maka akan mampu menyalurkan dan memproduksi emosi mereka ke dalam perilaku yang mereka inginkan. Dengan kata lain, mereka merubah sifat cemas menjadi energi kegembiraan dan siap untuk menghadapi masalah serumit mungkin.